
Kecelakaan berawal dari bus pariwisata yang di kemudikan Ade Dwi Cahyo (28), warga Jakarta Timur hendak pergi ke tempat Wisata Sari Ater, melaju dari arah subang kota menuju Ciater. Diduga kurang antisipasi, bus menabrak bagian belakang truk hingga mengalami kerusakan di bagian depan. Pasca kecelakaan bus terparkir di bahu jalan dengan memakan satu lajur, namun truk yang ditabrak kabur.
Kecelakaan tersebut ditangani Polsek Cijambe. Namun pengguna jalan yang membawa truk berinisiatif mengevakuasi bangkai bus ke tempat yang lebih luas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Truk pun ditarik dengan tali tambang seadanya.
Sang sopir berusaha mengendalikan hingga laju bus berakhir terguling di parit pinggir jalan. Seluruh penumpang bus selamat. Namun sayang, satu orang warga yang menonton evakuasi bus oleh truk ini meninggal setelah terlindas bus.
"Awal kecelakaan tidak memakan korban. Adanya korban setelah adanya evakuasi oleh pengguna jalan," ujar Kanit Lantas Polres Subang IPTU Zaenudin saat di hubungi via telepon, Sabtu (22/09/2018).
Kanit pun menjelaskan kronologis singkat kepada detikcom. Evakuasi tersebut dilakukan atas dasar inisiatif pengguna jalan yang membawa dump truk.
"Itu bukan SOP (Standar Operasional) Lantas, itu inisiatif dari pengguna jalan yang di bantu oleh petugas polsek cijambe. Kalau dari kami tidak seperti itu. Pasti menunggu kendaraan derek. Kalaupun mau membantu di derek agar tidak macet saja" katanya menjelaskan.
Para penumpang bus yang selamat dari maut sudah dievakuasi oleh petugas ke rumah sakit untuk perawatan. Bangkai bus pun sudah terevakuasi.
Sementara identitas korban tewaa bermama Nasir (65) Warga Kp. Gunung Tua RT. 001 RW. 001 Desa Gunung Tua Kec. Cijambe Kec. Subang Jawa Barat.
(ern/ern)
No comments:
Post a Comment